Secret Superstar: Antara Mimpi, Perempuan dan Ibu

Oleh: Alfian HL*

 

Secret superstar adalah film besutan amiir khan production yang dirilis pada 19 Oktober 2017. Film ini bercerita tentang mimpi seorang pelajar perempuan yang memiliki talenta bermain musik dan bersuara merdu. Insia namanya. Insia memiliki keterampilan bermusik ketika saat berusia 6 tahun ibunya membelikan gitar dari uang hasil mencuri di dompet suaminya. Dari kemahiran bermusik itulah, insia bermimpi ingin menjadi penyanyi terkenal dunia. Namun sayang, ayah insia tidak senang anak perempuannya itu bermain gitar. Ayah insia adalah suami yang tempramen. Seringkali ia memukuli istrinya meskipun hanya karena soal sepele.

 

Suatu hari insia mendapat selebaran kompetisi bernyanyi antar sekolah dari chintan, teman sekolahnya. Insia berminat untuk ikut lomba itu karena berhadiah laptop dan layanan internet gratis. Sebelumnya dia meminta saran kepada ibunya, bagaimana cara untuk memberitahu kepada ayahnya nanti. Ibu insia menyarankan agar insia bertanya pada ayahnya saat makan. Karena konsentrasinya akan terpecah. Namun naas rencana berjalan gagal malam itu. Sang ayah amarahnya memuncak hanya gegara masakan yang ia makan saat itu kekurangan garam. Makanan ditumpahkan. Dan pamflet lomba nyanyi berakhir menjadi lap untuk membersihkan tumpahan makanan.

 

Ibu Insia merasa bersalah, karena gegara masakannya suaminya menjadi marah dan rencana Insia menjadi gagal. Keesokan harinya, untuk menebus kesalahannya Ibu Insia membelikannya sebuah laptop lengkap dengan modem untuk mengakses internet. Tentunya Insia sangat senang menerimanya. Insia habiskan hari-harinya dengan berselancar di dunia maya. Google, facebook, youtube, dan lain sebagainya. Saat menonton youtube, insia mendapati seseorang men-share video bermain musik di konten tersebut. Insia terinspirasi dan ingin menirunya. Mengetahui rencana itu, ibunya menyarankan insia agar memakai burqa (kerudung dan cadar). Hal itu dilakukan agar tidak diketahui oleh ayahnya, meskipun itu di dunia maya. “Ummi bukan melarang mimpimu, hanya merubah caranya”. Begitu pesan ibu Insia dan dari situlah insia mengawali untuk mengunggah videonya di youtube dengan nama secret superstar.

 

Hari pertama setelah insia mengunggah videonya belum ada yang menonton bahkan menyukai. Insia nampak putus asa dan menganggap usahanya sia-sia. Tetapi setelah keesokan harinya, insia mengetahui kalau videonya telah ditonton hingga belasan ribu kali dengan komentar yang mengagumi suara insia. Kemudian setelah melihat respon positif dari para netizen, Insia mengunggah kembali videonya yang kedua. Kai ini responnya lebih menakjubkan. Bahkan kemunculannya di youtube mengundang penasaran bagi pihak media. Beritanya tayang di meda cetak dan telivisi, kebahagiaan Insia bukan main. Sampai-sampi ada salah seorang musisi ternama bernama Shakti kumarr, ingin merekrutnya untuk menyanyikan lagu karyanya sebagai pengisi sebuah film.

 

Suatu hari Insia mendapat nilai ujian yang buruk yang mengharuskannya meminta tanda tangan pada orang tuanya. Insia takut bila sudah berurusan dengan ayahnya. Dan benar, saat Insia meminta tanda tangan ayahnya, Ayahnya naik pitam. Kemudian ayahnya meminta gitar milik Insia dan memutus semua senar gitarnya. Ayah Insia menganggap nilai Insia anjlok karena ia bermain gitar. Kemarahan Ayah insia menjadi-jadi, ketika malam hari ingin mengajak Istrinya ke pesta temannya dan meminta agar istrinya memakai kalung emasnya. Dari situ Ayah Insia mengetahui kalau kalung emas milik ibunya dijual untuk membelikan seperangkat laptop dan modem. Lagi-lagi kekerasan dilakukan Ayah Insia pada Istrinya. Dia memukulnya hingga tersungkur. Insia mengetahui itu tak tega dan membela Ibunya. Saking marahnya, Ayah Insia meminta agar laptop itu dibuang. Seketika Insia menuruti permintaan sang ayah dan membuang laptopnya dari atas balkon rumahnya hingga laptopnya hancur berkeping-keping. Semenjak laptop Insia hancur, dia memutuskan tidak ingin bermimpi lagi. Dia menjadi seorang yang pemurung di sekolah. Chintan mengetahui kondisi Insia seperti itu menjadi kasihan dan mencoba menghiburnya.

 

Ayah Insia mendapat tawaran kerja di Arab Saudi dan akan memboyong seluruh keluarganya meninggalkan India. Selain itu Ayah Insia ingin menjodohkannya dengan pemuda arab. Insia pernah melihat pemberitaan tentang perceraian Shakti kumarr. Insia ingin meminta bantuannya untuk mengenalkan seorang pengacara agar membantu perceraian Ibunya. Untuk itu, Insia berangkat ke mumbai seorang diri untuk menemui Shakti kumarr.

 

Sesampainya di Mumbai, sebelum mengutarakan tujuannya itu, Insia diminta menyanyikan lagu ciptaan Shakti kumarr. Insia merasa nada yang dinyanyikan tidak cocok, lagu yang seharusnya dinyanyikan dengan nada slow dimodifikasi menjadi remix. Insia memberikan saran pada Shakti kumarr untuk merubah nadanya dan Insia mencoba menyanyikannya. Mendengar lagu dengan nada versi Insia orang-orang seisi studio berdecak kagum. Setelah urusan rekaman selesai, Shakti kumarr mengantarkan Insia ke seorang pengacara untuk konsultasi soal perceraian Ibunya. Insia diberikannya berkas untuk perceraian Ibunya. Tiba di rumah, Insia menyodorkan berkas itu pada ibunya dan menceritakan kalau dia dari mumbai. Ibunya menegur insia mengetahui Insia ke mumbai tanpa berpamitan dan Ibunya menolak tawaran bercerai dengan ayahnya.

 

Mendengar penjelasan Ibunya, Insia marah dan kecewa, seolah usahanya sia-sia. Namun nenek Insia bercerita bagaimana perjuangan Ibunya dulu saat Ayahnya ingin membunuhnya sejak dalam kandungan. Hanya karena anak yang akan dilahirkan berjenis kelamin perempuan. Karena menurut Ayahnya anak perempuan tidak seproduktif daripada anak laki-laki. Semenjak tahu penjelasan dari neneknya, Insia memilih untuk menuruti ajakan ayahnya pindah ke Arab Saudi.

 

Persiapan perpindahan ke Arab Saudi sudah mantap. Insia sudah dibelikan tiket dengan jadwal keberangkatan setelah dia melangsungkan ujian kelulusan sekolahnya. Sebelum berangkat Insia menghabiskan waktu dengan bermain bersama Chitan. Chintan menceritakan kalau album Insia masuk dalam nominasi penghargaan musik namun disayangkan kalau Insia tidak hadir.

 

Hari keberangkatan ke Arab Saudi sudah tiba.  Semua barang dibawa termasuk gitar milik Insia. Saat pemeriksaan bagasi ternyata kelebihan barang bawaan yang mengharuskan adanya biaya tambahan. Ayah Insia melihat ada gitar milik Insia yang membuat kelebihan barang dan meminta agar dibuang saja di sampah. Ibu Insia memprotes karena itu satu-satunya mimpi milik anaknya. Ibu Insia memilih tidak berangkat daripada gitar milik Insia dibuang. Ayah Insia mengancam akan menampar ibunya di muka umum dan seketika Ibu Insia menanda tangani berkas perceraian kemudian menyerahkan ke suaminya. Dengan langkah pasti Ibu Insia meninggalkan bandara bersama kedua anaknya. Lalu mereka menuju ke tempat penganugerahan musik dimana Insia menjadi salah satu nominasi dengan nama Secret Superstar.

 

Acara pengahargaan musik berlangsung. Para audiens ramai dalam gedung. Saat dibacakan pemenang penyanyi terbaik ternyata bukan Insia. Namun si pemenang merasa tidak pantas menerima penganugerahan itu yang seharusnya lebih tepat ditujukan pada Secret Superstar. Si pemenang memanggil Si Secret Superstar untuk naik ke panggung. Insia lalu melangkah naik ke panggung sembari membuka burqa dan menunjukkan identitas aslinya. Di atas panggung Insia mendedikasikan penghargaan itu untuk ibunya dan menjelaskan pada audiens seharusnya menjadi superstar bukan dia, melainkan ibunya. Insia menceritakan bagaimana perjuangan Ibunya saat membela dia agar tidak terbunuh sebelum lahir sampai usaha ibunya untuk membelikan sebuah gitar dan laptop anaknya dengan menjual perhiasan demi mewujudkan mimpi anaknya. My Mom is Real Superstar.

 

*Penulis adalah penikmat film India dan Korea

Tuban Literasi

Komunitas Gerakan Tuban Menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: