Peringati Hari Kemerdekaan Warga Tlogowaru Upacara Tengah Sawah

TUBAN – Peringatan hari kemerdekaan diperingati dengan unik oleh warga Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak. Meraka melaksanakan upacara 17 Agustus di tengah sawah desa setempat.

Ratusan warga dari anak-anak hingga dewasa rela berpanas-panasan untuk ikut upacara pengibaran bendera. Mereka sejenak melepaskan kesibukan mereka. Yang kebanyakan adalah para petani.

Uniknya lagi dalam upacara ini bertemakan petani. Semua petugas upacara mengunakan pakaian petani. Seperti topi camping, kaos lusuh dan sepatu bot. Itu sebenarnya adalah pakaian keseharian mereka. Sedangkan pembina upacara saat menyiapkan pasukannya menaiki traktor dan berkeliling melihat kesiapan pasukannya.

Juliyanto ketua panitia pelaksanaan upacara Desa Tlogowaru mengatakan, upacara mengangkat tema tani bertujuan menganggkat kembali jatidiri warga desanya yang aslinya adalah seorang petani. ‘’Agar petani di desa kami lebih semanggat,’’ ujarnya saat ditemui paska upacara.

Karena lanjut Juli, sapaannya, desanya ini adalah ring satu Semen Indonesia. Selain petani, sebagian adalah pegawai perusahaan berplat merah itu. Namun demikian dengan adanya upacara di tengah sawah pemudanya bisa kembali menghidupkan sawah mereka. ‘’Biar tidak berharap jadi pengawai semen saja, tapi juga jadi petani,’’ imbuhnya.

Harapannya, di peringatan HUT RI ke 74 ini adalah pengingat petani Tlogowaru untuk terus berkontribusi menciptakan swasembada pangan yang makmur. ‘’Sukur sukur bisa menjadikan lumbung pakan Tuban,’’ harapnya.

Di akhir kegiatan menurutnya, untuk lebih meriah ada dorpresnya. Hadiahnya berupa alat pertanian dan pupuk. ‘’Peserta upacara kami beri kupon dan kami undi diakhir acara,’’ pungkasnya. (fud)

About Tuban Literasi

Komunitas Gerakan Tuban Menulis
View all posts by Tuban Literasi →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *