SHOLAT ENTENG-ENTENGAN*

👴🏼:sudah larut malam kenapa kamu belum tidur?
🕺🏻: Pikiran saya sedang kacau mbah.
👴🏼: Kacau gimna le? Kayak punya pikiran aja kamu le🤦🏻‍♂
🕺🏻: Ya punya to mbah, emange samsul gak punya pikiran😏
gini lo mbah saya pernah denger kalau gak salah di surat Al angkabut ayat 45, artinya gini mbah; sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.
👴🏼:La terus masalahmu apa le?
🕺🏻:Gini lo mbah, firman alloh dalam al-qur’an itu kan tidak mungkin bleset to, apalagi salah? jelas tidak mungkin to mbah. Tapi, mengapa seolah olah ayat itu tidak berlaku dikehidupan nyata umat islam mbah?
👴🏼: Tidak berlaku gimna to le? Yo jelas berlaku to, al quran itu kalam Alloh bagaimana mungkin tidak berlaku le?
🕺🏻: Bukankah mbah juga melihat dan tau, bahwa dinegri ini seringkali kejahatan dan kedzaliman sudah begitu merata dari setoran pajak bawah meja, mengencingi hukum tanpa sisa, memperkosa alam tanpa ampun, jual beli jabatan dari Jakarta sampai dikampung saya, penyelewengan wewenang sudah biasa, juga termasuk memakan bangkai sesama saudaranya atau mendoakan mantan agar terkena karma, umpamanya. dan kejahatan2 itu juga mayoritas dilakukan umat islam yang juga beribadah sholat mbah.
🕺🏻: Lalu kemana surat al- angkabut ayat 45 dalam Alquran itu mbah?
👴🏼: Firman Tuhan tetap benar adanya le, dan mesti begitu, tentang muslim yang melakukan shalat namun masih berbuat kedzaliman dan kejahatan. Kakek ajukan dua jawaban le,

1.Bisa saja itu adalah cara Alloh aza wajalla agar manusia tetap merasa rendah diri lalu beristigfar dan memperbaiki diri.

  1. Atau cara shalat kita yang memang tidak mencukupi,
    baik ketentuan fiqihnya maupun pakem hakikatnya.

Ketentuan fiqih bisa perkara syarat,rukun dan Sunahnya solat.
Apakah air wudhunya sudah benar2 suci dan mensucikan, apakah bersucinya sudah benar?lalu tempat,pakaian, dan badanya sudah benar2 bersih dan suci?
Lalu masuk pada sholatnya sendiri itu apakah sudah terpenuhi rukun dan sunnahnya?

Dan pada pakem hakikat, engkau memahami dan menikmati setiap gerakan dalam sholatmu, dan seluruh kesadaran,pikiran dan aqalmu hanya tertuju pada-Nya

🕺🏻: Owalah jadi gak asal jlungkar jlungkir dan komat kamit to mbah, sholat yang dimaksud Al-angkabut ayat 45 itu mencakup banyak disiplin keilmuan ya mbah ya.
👴🏼: Iya le benar, untuk semua jenis ibadah jika hanya berdasar hukum fikihnya, tanpa memahami hakikatnya ia hanya menjadi bentuk yang tak berisi. Ia hanya mampu menggugurkan kewajiban tanpa mampu membasahi kemarau ruhani.
🕺🏻: Gini mbah, umpama saya pakai peci, lalu ber jubah, jenggot panjang, dan celana cingkrang, lalu kening hitam, apakah sudah dikatakan agamis dan
terjamin sholat saya diterima ya mbah?

👴🏼: Wallahu alam le, memang manusia tak ada yang sempurna dan tentu ada lupanya, untungya dalam beragama kita ada panutan manusia yg paling sempurna. Dan kita bisa mencontoh beliau dari para pewarisnya yaitu ulama yang tentu alim, mampu membimbing secara jasmani dan rohani.

Sudah hampir pagi le, ayo tidur besok kamu sekolah,,

🕺🏻: Iya mbah, biar dekat dengan pewaris Kanjeng Nabi, gimna kalau lulus sekolah MTS nanti saya dipondokin di Sarang ya mbah, apa ditremas, diploso juga gpp mbah, atau tambakberas, tebuireng,lirboyo juga mau mbah, atau di Ashomadiyah Tuban mbah (yg terakir itu nunut)😊

👴🏼: Itu pondok tua semua le, bagus untuk mengasah ilmu2 agama tentu juga ilmu umumnya gak ketinggalan dan insyalloh berkah semua, terserah kamu nanti mau mondok dimana. Sekrang ayo tidur..
Jangan lupa berdoa le..

Lalu hening dan mereka berdua tidur tanpa guling dan selimut tebal..

Bersambung..

Syamsul Huda,S.Ag (Filusuf Muda Tuban)
Tuban 28-08-19

About Tuban Literasi

Komunitas Gerakan Tuban Menulis
View all posts by Tuban Literasi →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *